Perhutani BERMAKNA [Sebuah Tata Nilai Baru Yang Akan Dikembangkan Menjadi Budaya Perusahaan]

Mahoni, 28 Januari 2010.  Dalam sebuah komunitas, hampir dapat dipastikan memiliki tata nilai.  Tata nilai mengatur seluruh warga anggota komunitas agar dapat berjalan beriringan sejalan secara harmonis untuk mencapai tujuan kolektif.  Dengan tata nilai yang digali dari faktor kesamaan visi, misi, cara mencapai tujuan dari setiap anggota komunitas, maka sebuah komunitas akan memiliki arah dan tujuan yang jelas dan terarah.  Demikian pula hal dengan Perhutani.  Sebagai kumpulan manusia yang bekerja untuk kelestarian hutan dan entitas bisnis, Perhutani juga memiliki tata nilai yang membuat Perhutani dapat bergerak menuju satu tujuan yang sama.

Pada era tahun 2000 – 2009 kemaren, Perhutani telah berhasil menggali dan melaksanakan tata nilainya sendiri yang kemudian menjadi budaya perusahaan yang disebut “PETIK”.  Budaya terus berkembang dan menyesuaikan diri mengikuti perkembangan tata nilai eksternal maupun internal.  Perkembangan tata nilai ini pun tidak luput mempengaruhi budaya Perhutani.  Sehingga budaya Perhutani perlu disesuaikan.

Melalui pembahasan dan kajian intensif yang dilaksanakan oleh direktorat Banstra, telah berhasil digali tata nilai baru yang diharapkan dapat menyempurnakan budaya PETIK yang sudah kita internalisasikan selama ini dalam setiap gerak langkah Perhutani.  Budaya baru ini disebut “BERMAKNA”.

BERMAKNA adalah kependekan dari B (Berkelanjutan – Going Concern), E (Ekselen – Excelent), R (Responsibilitas – Responsibility), M (Matang – Maturity), A (Akuntabilitas – Accountibility), K (Kerjasama Tim – Team Work), N (Nilai Tambah – Added Value), A (Agilitas – Kelincahan – Agility).

BERKELANJUTAN :

Selalu melakukan pengembangan dan penyempurnaan terus menerus,  dan belajar hal-hal yang baru untuk memperbaruhi keadaan serta berorientasi jangka panjang.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Berkelanjutan” adalah :

  • Antisipatif terhadap perkembangan lingkungan usaha
  • Siap menghadapi berbagai tantangan
  • Mengembangkan diri dengan mempelajari hal-hal yang baru

EKSELEN :

Selalu memperlihatkan gairah keunggulan dan berusaha keras untuk hasil yang terbaik, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan sehingga tercapai kepuasan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders)

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Ekselen (Excellence)” adalah :

  • Konsisten menunjukkan kinerja yang terbaik.
  • Selalu mengembangkan diri dengan mempelajari hal-hal yang baru.

RESPONSIBILITAS :

Selalu menggunakan penalaran (logika berpikir) dalam mempertimbangkan untung dan rugi, memiliki kesadaran diri yang utuh dalam bertindak, mengembangkan imajinasi untuk antisipasi dan selalu mendengarkan suara hati dalam mengambil setiap keputusan yang dilambil.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Responsibilitas” yakni :

  • Jujur dalam berbicara dan berperilaku
  • Menjauhi tindakan kriminal dan asusila di dalam maupun di luar  lingkungan kerja.

MATANG : (Maturity & kedewasaan)

Selalu bersikap dewasa dan memiliki keberanian untuk menyampai-kan pendapat ataupun keyakinannya dengan mempertimbangkan pendapat /perasaan orang lain, serta dapat menanggapi maupun memecahkan permasalahan secara bijaksana.

Contoh sikap & perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Matang” adalah :

  • Melakukan segala sesuatu dengan penuh keiklasan.
  • Melihat setiap permasalahan dari sisi positif.
  • Menyampaikan pendapat/gagasan secara asertif  (jujur/bersih, jelas dan tegas).

AKUNTABILITAS :

Selalu mengutamakan data dan fakta dalam melaksanakan setiap pekerjaan dan  dapat mempertanggung jawabkannya.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Akuntabilitas (Accountability)” adalah :

  • Mempertanggungjawabkan pelaksanaan pekerjaan.
  • Mendokumentasikan data dan fakta secara akurat dan tepat.
  • Mengambil keputusan berdasarkan data dan fakta yang terjadi.

KERJA SAMA TIM:

Selalu mengutamakan kerja sama tim, agar mampu menghasilkan sinergi optimal bagi perusahaan.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Kerja sama Tim (Team work)” adalah :

  • Berpikir dan bertindak atas dasar kesadaran bahwa fungsi dan peran masing-masing individu, tim, dan unit kerja merupakan kesatuan sistem yang utuh untuk mencapai prestasi terbaik.
  • Membina hubungan kerja yang harmonis

NILAI TAMBAH :

Selalu menghargai kreativitas dan melakukan inovasi, senantiasa belajar untuk mendapatkan cara baru dan hasil yang lebih baik.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Nilai Tambah (Added Value)” adalah :

  • Berinisiatif dalam memanfaatkan berbagai peluang untuk menciptakan hal-hal baru secara kreatif.
  • Berupaya menemukan cara-cara baru untuk memperbaiki produk, jasa dan proses bisnis yang ada, sehingga memberikan nilai tambah pada stakeholders.

AGILITAS : (Kelincahan)

Selalu tanggap dan beradaptasi dengan cepat dalam menghadapi perubahan serta melihat perubahan sebagai peluang untuk mencapai sukses di arena persaingan pasar global.

Contoh sikap dan perilaku yang harus dimiliki warga Perum Perhutani untuk mengaktualisasikan nilai “Agilitas (Agility)” antara lain :

  • Responsif terhadap perubahan yang terjadi di dalam dan di luar organisasi.
  • Menangkap peluang di tengah perubahan dengan cepat.

Budaya perusahaan ini akan diterapkan tahun ini.  Sehingga bagi warga Perhutani, kita semua harus siap menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan yang baru ini.  Sehingga gerak langkah kita sebagai satu kesatuan dapat seirama dan sejalan dan satu tujuan mencapai kejayaan perusahaan dan kesejahteraan warga Perhutani tercinta. Amin. (Dietweha – Disadurkan dari Bahan Presentasi Dir Banstra).

Iklan

2 Komentar

  1. Achmad Allam said,

    26 Mei 2010 pada 4:17 pm

    Semoga saja tidak hanya sekedar tata nilai di atas kertas.

  2. 21 Maret 2014 pada 10:30 am

    Ayo Tata Nilai Benar-benar kita Laksanakan Demi Masa Depan Perhutani Lebih Baik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: