APA BEDANYA PERHUTANI DULU DENGAN SEKARANG ?

Oleh :  Hadis

Sie Litbang Sekar Perhutani DPD Balapulang

Perum Perhutani adalah BUMN yang dipercaya oleh Pemerintah Indonesia untuk mengelola Hutan di Pulau Jawa dan Madura. Dengan Sistem Pengelolaan Sumber Daya Hutan yang diterapkan oleh Perum Perhutani membuat produk hasil hutan Indonesia masih dan terus diminati oleh dunia Internasional.


Kontribusi Perum Perhutani terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah tidak diragukan lagi….karena siapa ? itu karena kerjasama Perusahaan dengan Sumber Daya Manusianya (karyawan/karyawati) yang menjadikan Perhutani bangkit dari keterpurukan akibat penjarahan pada era reformasi sehingga sampai dengan saat ini Perhutani masih eksis (kita sebagai bagian dari Perusahaan……harus ikut bangga dan mempertahankan). Dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 yang berbunyi kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Merupakan dasar pokok bagi Karyawan Perum perhutani yang pada 11 Januari 2005 mendeklarasikan berdirinya Organisasi Karyawan kedua setelah Korpri di bumi Perhutani, organisasi tersebut disebut SEKAR (serikat karyawan) PERHUTANI.

Berdasarkan sejarahnya…Sekar Perhutani waktu itu terbagi menjadi beberapa rumpun yaitu Sekar serumpun satu, serumpun dua dan serumpun tiga. Memang aneh ceritanya…dalam “Satu Rumah..harus terkotak dan terbagi-bagi”.

Seiring waktu serta kedewasaan pola pikir yang dilandasi oleh jiwa keprihatinan…..terhadap keadaan Perusahaan, membuat pendiri-pendiri Sekar Serumpun menyatu menjadi satu dengan tanpa memperhatikan perbedaan strata maupun alumnus (almamater).

Beliau-beliau bertekad meleburkan Organisasi Sekar Serumpun menjadi Sekar Perhutani seutuhnya untuk menyingkirkan kepentingan pribadi maupun golongan demi mengedepankan kepentingan karyawan seluruhnya.

Jadi Satu, Kompak…maju terus pantang mundur.

Ingat pesan Bung Karno JASMERAH (jangan sekali-kali melupakan sejarah).

Sekarang…..silahkan anda berpikir…..? dan lihatlah ada apa dengan karyawan Perum Perhutani ?

Meskipun umurnya baru 4 tahun, Sekar Perhutani sudah membawa banyak perubahan yang positif bagi Perusahaan dan Karyawannya.

Bagi para Sekaris (pengagum Sekar)……..perubahan itu telah memberikan warna baru di tubuh Perhutani.

Bayangkan saja….

Dulu….. penggede Perhutani selalu menerapkan kebiasaan ”sendhiko dawuh” yang berlebihan yang membuat bapak-bapak mandor bahkan sampai sinder ketakutan, apabila tidak memegang “anunya” setiap bertatap muka…. apalagi.. pada saat ditanya tentang pekerjaan, salah siapa ????

Yang pasti bukan salah pekerjaannya……. yang salah adalah kebiasaan yang dikehendaki oleh-nya. Sistem penghormatan dari atas kebawah pada saat itu menuntut bapak–bapak tadi, berperilaku demikian….

Sekarang bagaimana ?

sekarang……karyawan bisa…………bebas tapi sopan.

Perubahan apa yang dibawa oleh Sekar ????

Kebebasan bersuara atau berpendapat………

itu sesuatu yang baru di Perhutani, kenapa demikian ?

Dulu…. hanya rasa ketakutan yang selalu ada apabila harus beradu pendapat dengan manajemen, kenapa takut ?

jawabannya…..takut dengan nasibnya, akibat beda pendapat menjadi bahan pengurangan point untuk perbaikan nasib …….. disadari atau tidak itu sungguh-sungguh terjadi (itu dulu), dengan power dan ego nya Boss….kita selalu terpasung sehingga membuat pola pikir tidak maju.

Terus bagaimana Sekarang ?

Sekarang…. jangan takut berpendapat….. keluarkan ide, padukan Otot dan Otak yang bisa menjadikan Perusahaan maju dan jangan sampai Perhutani runtuh ……. sementara kita hanya diam dan merenungi nasib.

Apalagi dari Sekar ????

Dulu……. komunikasi serta informasi sangat minim…. berita terbaru tentang keadaan perusahaan nyaris tidak terdengar, ada rame-rame dalam Perusahaan kita hanya bisa mengelus dada, karena apa ?  karena keadaan yang membuat kita tidak tahu, media penyambung lidah hanya sampai pada titik tertentu….


Sekarang……lihat dan rasakan bahwa MediA HarmOnisasI Karyawan sampai pada tangan level paling bawah….membawa informasi tentang keadaan perusahaan, lingkungan sekitarnya bahkan sampai aksi-aksi terbaru tentang karyawan.

Terus apa lagi dari …… SEKAR ??  jawabannya .. banyak dan tidak perlu kita hitung sumbangsih dari Sekar…… karena Sekar pun tidak akan menghitung…….tinggal karyawan Perhutani saja yang saling menyadari, menghayati dan memahami.


Dan yang perlu disebarluaskan bahwa ditubuh Sekar…. yang ada hanya pembauran atas bawah, duduk sama rendah berdiri sama tinggi, susah yo bareng susah…..seneng yo bareng seneng.

Inilah Organisasi yang sebenarnya INDEPENDENT.

”Beda pendapat boleh saja….tapi…tidak perlu adu anggota badan”

Hubungan Manajemen Perhutani dan Sekar seperti hubungan antara suami dan istri yaitu saling mengingatkan….saling melengkapi….dan saling memberi….


Sudah saat nya Reformasi ditegakkan dan Transformasi dikembangkan dengan satu tujuan ………… ”Kejayaan Perum Perhutani untuk kesejahteraan karyawan” amin.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: