EKSISTENSI SEKAR PERHUTANI

OIeh Moch. Abu Alyasak (Kabid Hubungan Industrial DPP)

Dihitung dari umur, kelahiran Sekar (Serikat Karyawan) Perhutani tergolong masih muda belia, lahir tahun 2002 berarti sampai sekarang baru berusia enam tahun. Dibandingkan dengan usia anak, usia tersebut seperti baru mau masuk kelas 1 SD.

Namun dengan situasi dan kondisi, temyata eukup lumayan tegas dan dewasa cara berpikimya, meski ada pula yang mengatakan sekar ditunggangi atau menjadi gerbong bagi orang-orang yang mencari keuntungan/kepentingan.

Dengan berjalannya waktu, komitmen kepengurusannya patut mendapatkan aeunganjempol. Tidak mudah terpengaruh, independen, komitrnen tinggi, loyalitasnya tak perlu diragukan terhadap eksistensi Perum Perhutani dan upaya peningkatan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.

Dalam hidup, sebenamya perbuatan apa pun itu, modal dasamya haruslah IKHLAS. Hanya keridloan Allah SWT yang harus dicari, tanpa berbekal keihlasan jangan berharap banyak, maka kekeeewaanlah yang akan didapatkan..

Dengan keberadaannya; manajemen dapat didorong untuk melaksanakan aturan-aturan yang masih jalan ditempat, aturan-aturan yang perlu dicermati, kebijakan yang salah (khususnya dalam sistem pembinaan SDM), sehingga ada perubahan yang cukup menggembirakan terutama bagi karyawan yang berstatus PKWT atau TKK/PP melalui implementasi kebijakan peningkatan status kepegawaian.

Bagi anggota Sekar, dengan segala kekurangan dan kelebihannya kepengurusannya, salurkan segala aspirasi / uneg-uneg yang mengganjal di hati saudara-saudara. Mari kita besarkan Sekar, kita pupuk agar organisasi ini menjadi lebih besar dan lebih bermanfaat bagi anggotanya maupun karyawan pada umumnya. Mari kita bekerja lebih baik lagi untuk menyongsong Perum Perhutani ke depan agar lebih baik , sehingga kesejahteraan karyawan akan meningkat.

Bagi teman-teman yang kebetulan diberi amanah untuk menjadi pengurus , baik itu di DPC, DPD, DPW. DPP maupun MPO, laksanakan amanah itu dengan penuh tanggungjawab, bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan mohonlah keridloan Allah semata. Percayalah , bahwa Allah SWT tidak tidur dan setiap amal tergantung dari apa niat kita.

Cermati, sikapi, apa-apa yang terjadi di unit kerja masing-masing sehingga jalannya manajemen perusahaan akan berjalan jauh lebih baik dari sebelumnya. Untuk yang sudah baik minimal dipertahankan, syukur bisa ditingkatkan. Semua itu semata agar keseimbangan/keadilan akan terwujud di Perum Perhutani.

Kembali ke eksistensi Sekar Perhutani , jika dibandingkan dengan keberadaan serikat karyawan di perusahaan lain , misal Sekar PT Telkom (Tbk).  Sekar Perhutani masih jauh tertinggal, padahal selisih umumya hanya 2 (dua) tahun ( Sekar Telkom lahir tahun 2000 ). Hal ini dibuktikan Sekar Perhutani baru 1 (satu) menghasilkan PKB, itu pun masih (relatit) jalan ditempat. Sedangkan Sekar Telkom sudah 3 (tiga) kali membuat PKB dan ketiga-tiganya sudah banyak memberikan manfaat atau menguntungkan karyawannya. Setiap manajemen membuat peraturan perusahaan, Sekar Telkom dilibatkan. Hal ini dibuktikan, apabila manajemen Telkom membuat peraturan perusahaan sepihak , maka produk SK atau PP akan ditolak oleh karyawan. Bagaimana Sekar kita?

Semoga kinerja Direksi dengan melakukan pembenahan di berbagai bidang, Perum Perhutani kedepan akan lebih baik lagi dan Sekar Perhutani lebih independen keberadaannya, Amien

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: