SELAMATKAN PERHUTANI (Rapat Kerja DPW Sekar Janten)

MAHONI, SUKABUMI (18/10/2008). Bertempat di PPAW Cangkuang, KPH Sukabumi pada 17-18 Oktober 2008, Serikat Karyawan Perum Perhutani (Sekar Perhutani) DPW Jawa Barat dan Banten melaksanakakan Rapat Kerja. Tema dari rapat kerja Sekar Perhutani DPW Janten Tahun2008 adalah “SelamatkanPerhutani, Perhutani Jaya, Karyawan Sejahtera”. Tampak hadir dalam raker tersebut ling Moch Ichsan (anggota MPO), Susilo BW dan Isnin Soiban dari jajaran pengurus DPP, Amas Wijaya (Ketua DPW) dan Deny Rafidin (Sekretaris DPW), Idham M Anwar (WakilKetua) serta pengurus DPW yang lain, dan perwakilan anggota dan pengurus DPD dalam wilayah DPW Janten. Rapat kerja pengurus DPW Sekar Janten ini sebagai ajang konsolidasi dan koordinasi pertama setelah Amas Wijaya terpilih sebagai Ketua DPW Janten pada Muswil 21 Agustus 2008.

Raker dibuka Ketua DPW dan diawali dengan pemberian materi “Perenungan dan Introspeksi” terhadap peran, potret diri, dan kiprah Sekar oleh Iing Moch Ikhsan (anggota MPO). Acara dilanjutkan dengan pandangan dan tanggapan dari DPD dan para peserta raker atas materi dari anggota MPO. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap kiprah Sekar, khususnya DPW Janten selama ini serta penajaman program kerja DPW hasil Muswil.

Beberapa perenungan dan introspeksi kiprah Sekar DPW Janten yang disampaikan Iing Moch Ikhsan antara lain empowerment terhadap komitmen dan semangat perubahan menuju kemandirian Unit III sebagai prasyarat utama mewujudkan kesejahteraan karyawan. Karyawan (Unit Ill) sejahtera dengan gampang diwujudkan jika Unit III mandiri (tidak tergantung pada Unit lain) dan secara keseluruhan Perhutani mencapai kejayaan.

Tanaman berhasil, keamanan terjaga, mutu dan kualitas produk terjaga (value creation), pendapatan meningkat, laba usaha meningkat. Pada gilirannya deviden dikembalikan untuk pengeloaan SDH menuju PHL dan pendapat~m karyawan meningkat serta peningkatan kesejahteraannya. Terus melakukan penyelamatan Perhutani melalui: bangun citra positif, memberi masukan konstruktif dengan komunikasi intensif kepada manajemen di tiap level, komunikasi intensif dengan ekstemal serta merespon dan “melawan” pihak lain yang merusak eksistensi Perhutani dengan cara elegan, cerdas, dan terpublikasi.

Sebuah keyakinan bijak Sekar (Janten) diungkapkan oleh Iing: Aku ada karena bersama orang lain. Aku bekerja dan berhasil karena bantuan orang lain. Aku tidak sendirian di dalam bekerja. Perhutani jaya, karyawan sejahtera.

Beberapa poin penting hasil diskusi panjang dan pandangan para peserta raker yang perlu ditindaklanjuti oleh segenap pengurus, baik DPD maupun DPW antara lain:

  1. terus melakukan upaya konsolidasi dan kaderisasi serta penertiban administrasi organisasi,
  2. perlu dibuat tim advokasi yang hams diberdayakan dan keberadaannya ada di setiap tingkat kepengurusan
  3. pengurus Sekar pada setiap level agar aktif melakukan pengawalan dan terlibat aktif dalam merespon kebijakan manajemen, khususnya dalam pembinaan SDM dan upaya peningkatan kesejahteraan karyawan (kenaikan status, pemberian reward and punishment, kenaikan gaji, pemberian tunjangan dan insentif , rekuitmen karyawan, pola karir, dan lain-lain),
  4. penyiapan materi perubahan (perpanjangan PKB) untuk masukan ke Tim Pemnding PKB di DPP,
  5. melakukan komunikasi intensif dan secara periodik kepada setiap level manajemen untuk menyampaikan aspirasi anggota.

Dalam rapat kerja itu dibahas juga program kerja dengan membuat sasaran dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar implementasi menjaga eksistensi perusahaan dapat tercapai dan upaya peningkatan kesejahteraan karyawan dan keluarganya bisa diwujudkan. Sasaran dan langkah-langkah telah disusun pada bidang pemberdayaan SDM, hukum dan advokasi, kesejahteraan karyawan, hubungan antara lembaga, penelitian dan pengembangan, hubungan industrial, humas dan publikasi, kesekretariatan serta bidang organisasi.

Akhimya, setelah berembug dua hari dalam suasana “kedinginan” maha taman di kaki gunung Salak, rapat kerja ditutup oleh Ketua DPW Sekar Janten dengan berkomitmen dan berkeyakinan bahwa Sekar Harus Ada!! Karena Keberadaaanya bisa dirasakan. Kerjasamanya harus ada dan Hasil kerjanya harus terasa. Manajemen harus ada. Perusahaan harus ada. Dan kita (Sekar) harus ada ! Tetap semangat!! (ESBEWE, 2008)

Iklan

1 Komentar

  1. budi hartono said,

    3 Oktober 2011 pada 12:04 pm

    Sangat penting setatus pegawai buat kami korp polhut dengan tugas dan tanggung jawab di lapangan yang semakin berat,dengan setatus pegawai tamabah mantap,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: