AGUS MASHUDI : MEMBAWA LKS BIPARTIT KPH SARADAN MENGUKIR PRESTASI

RUarrrr biaaasa…, itulah kesan yang ditangkap dari torehan prestasi LKS (Lembaga Kerjasama) Perum Perhutani KPH Saradan. Walaupun baru berumur dua tahun atau belum genap satu periode kepengurusan, LKS KPH Saradan sudah mendapat penghargaan dari Disnakertrans Kabupaten Madiun sebagai juara terbaik LKS Bipartit tingkat Kabupaten Madiun. Dalam lomba yang diselenggarakan pada bulan Mei yang lalu tersebut, LKS KPH Saradan berhasil menyisihkan peserta dari perusahaan lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Madiun seperti pabrik gula yang ada di bawah naungan PTPN XI dan XII, PDAM, Telkom Madiun, department store, PT INKA, PT KAI Daops Madiun, perhotelan, koperasi, rumah sakit dan perusahaan-perusahaan lainnya.

Pada tanggal 5 Desember 2008 LKS KPH Saradan bersama-sama dengan PDAM dan PG Kanigoro sebagai nominasi dari Kabupaten Madiun mengikuti lomba LKS tingkat Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Dari 24 peserta se-Jawa Timur LKS KPH Saradan berhasil masuk 8 besar bersama-sama PT Tjiwi Kimia Sidoarjo, PT Swabi na Gatra Semen Gresik, PT Indofood Sukses Makmur Sidoardjo, PT Indo Pherin Jaya Probolinggo, PTPN XII Kebon Kalisat Jampit Bondowoso, PT Kelola Mina Laut Gresik dan PT Ekamas Fortuna Malang untuk mengikuti penilaian tahap akhir dalam rangka memperebutkan tiga peserta terbaik yang akan mendapatkan piagam penghargaan dari Gubemur Jawa Timur.

“Wah agak minder juga ketika dalam lomba kami harus berhadapan dengan perusahaan-perusahaan sekelas Tjiwi Kimia, Indofood, Telkom, Semen Gresik, PTPN yang sudah diakui sebagai perusahaan kelas nasional bahkan dunia. Tapi, Alhamdulillah, kami bisa dapat juara dan berhasil masuk 8 besar tingkat provinsi, mudah-mudahan bisa menang pada penilaian tahap akhir yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 2008. Keberhasilan LKS KPH Saradan saya rasa merupakan kebahagiaanjuga bagi Perum Perhutani, sebab dalam ajang lomba tersebut perusahaan-perusahaan lain bisa mengenal perusahaan yang namanya Perhutani”, begitu penuturan Agus Mashudi sebagai Ketua LKS Bipartrit KPH Saradan sekaligus ketua Sekar Perhutani DPD KPH Saradan saat mengungkapkan perasaannya selama mengikuti lomba LKS.

Memang sudah saatnya Perhutani untuk keluar dari zona-zona rutinitas dalam membangun citra positif perusahaan, meminjam istilah Direksi harus out of the box. Apalagi kini KPH Saradan sedang mempersiapkan diri untuk sertifikasi PHL yang dengan sendirinya harus mulai membuka diri, merubah pola pikir, pola sikap dan tindakan, seperti harns mulai proaktif membangun jejaring dengan dinas atau instansi lain, terus menjalin komunikasidan koordinasi dengan masyarakat atau dengan perusahaan-perusahaan lainnya untuk saling tukar informasi. Seperti ketika datang ke kantor Disnakertrans Kabupaten Madiun, temyata secara undang-undang maupun peraturan masih banyak kewajiban-kewajiban yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan yang harus harus dipenuhi oleh KPH Saradan dalam rangka mempersiapkan sertifikasi PHL.

Dengan mendapatkan bimbingan dan arahan dari Disnakertrans, akhimya dibentuk LKS Bipartit sebagai wadah atau forum komunikasi dan konsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan industrial di satu perusahaan sesuai dengan surat keputusan Menakertrans nomor Kep.255/ Men/2003. Persiapan-persiapan yang pada awalnya dilakukan untuk memenuhi prinsip-prinsip PHL, temyata membuahkan hasil juga berupa apresiasi dari pihak ekstemal kepada KPH Saradan.

Ketika ditanya apa kiatnya bisa membawa LKS KPH Saradan mendapatkan apresiasi dari instansi lain seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten maupun Provinsi. Kiatnya adalah kebersamaan. “Saya sendiri hanya memposisikan sebagai inisiator dan motivator. Begitu kami sampaikan sasaran / target yang ingin dicapai, dengan sendirinya teman-teman bergerak untuk berimprovisasi mendesain program dan melaksanakan rencana aksi tersebut. Kami disini tidak menciptakan superman¬superman, tetapi yang kami ciptakan adalah superteam-superteam yang handal. Alhamdulillah, dengan begitu kami juga bisa menghantarkan Saudara Sukamto sebagai fasilitator terbaik PHBM tingkat Nasional selain menghantarkan LKS Bipartit KPH Saradan mendapatkan juara. “Percuma dong saya diminta bantuan mengajar siswa KP I dan KP II di Pusdik untuk memberikan pelajaran Teknik Supervisi kalau kami tidak bisa memotivasi mereka dan yang paling penting orang-orang SEKAR temyata bisa kerja juga lho”, begitu kelakamya di akhir perbincangan.

Modal  dasar yang diterapkan dalam menjalankan roda organisasi Sekar tentunya tak lepas dari kerja keras, komit dan kompak serta terus belajar dan belajar terus. Semoga prestasi Sekar KPH Saradan di bawah kepemimpinanAgus Mashudi bisa menjadi “supermotivasi” bagi pengurus Sekar yang lain untuk tetap memberikan karya terbaik bagi Perhutani dalam nuansa kebersamaan. Kita tunggu kemunculan Agus – Agus yang lain. Tetap Kompak dan Komit !! (INFOKOM DPW JATlM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: